Menjelajah Indonesia dengan lagu Indonesia Raya Versi Nusantara

Siapa yang tak kenal dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya? Ya, semua orang Indonesia hampir pasti  (tahu) dan bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun berapa banyak yang hafal dan menghayati makna lagu ini ketika dinyanyikan, itu yang menjadi tanda tanya. Bahkan banyak para atlit kebanggan kita maupun para delegasi utusan negeri masih belepotan menyanyikan lagu Indonesia Raya (saat wajah disorot kamera di televisi). Ini menjadi ironi bukan? lagu yang seharusnya menjadi kebanggan kita semua ternyata hanya hanya dijadikan sumpah diatas kertas saja dan hanya dinyanyikan pada saat ceremonial saja.

Lagu Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan Indonesia. Lagu ini pertama kali di kumandangkan di bumi nusantara pada tanggal 28 Oktober 1928, saat kongres pemuda Indonesia. Lagu ciptaan W.R. Soepratman ini menandakan kelahiran pergerakan nasionalisme di seluruh Indonesia. Ya, lagu yang mencerminkan identitas bangsa Indonesia. Simbol pemersatu, dan lagu yang bisa menimbulkan kebanggaan saat dikumandangkan.

Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang terdiri beberapa suku, bahasa, dan ribuan pulau dengan beragam kebudayaan, termasuk musik. Setidaknya terdapat kurang lebih 223 alat musik tradisional yang ada di Indonesia. Dan selama 87 tahun itu pula kami mulai mengenal satu persatu musik yang dimainkan oleh nenek moyang kami, Musik Nusantara. Atas dasar itulah kami tergugah untuk meng-arransement dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan diiringi musik tradisional yang ada di Indonesia. Lagu yang dinyanyikan dengan penuh khidmat, agung dan penuh patriotisme. Lagu yang bisa menjamah seluruh rakyat di pelosok-pelosok negeri. Lagu yang mampu menjelajah kekayaan alam dan budaya Indonesia. lagu yang mencerminkan keberagaman suku dan budaya di bumi nusantara.

Musik yang di arransement oleh Eldian Nilam ini memainkan 43 alat musik tradisional yang terdiri dari 11 unsur etnik di Indonesia antara lain : Nusa Tenggara Timur, Kalimantan (Dayak), Papua, Sumatra (Riau, Batak, Padang), Sunda, Jawa, Bali, Madura, dan Minahasa. Berikut hasil arrangement lagu Indonesia Raya Versi Nusantara

Dalam video klip Indonesia Raya versi Nusantara ini kami ingin menunjukkan kekayaan alam dan budaya Indonesia melalui beberapa alat musik tradisional yang ada di Indonesia. dalam hal ini kami menyesuaikan dengan konsep dan arrangement yang dibuat oleh sang Arranger. Disini kami juga ingin menunjukkan keberagaman bahasa di Indonesia yang tercapture lewat lirik  (Bahasa) Nusa Tenggara Timur dan Papua. Tentu masih banyak kekurangan dalam videoklip ini. dan tidak semua unsur etnis bisa kami akomodir (ini tantangan terberat selain biaya, hehe…).

Kami berharap arrangement dengan warna nusantara ini akan semakin memperkuat jiwa nasionalisme kita, semakin bangga menjadi orang Indonesia. dan sudah seharusnya kita menghargai perbedaan dan keberagaman (Bhineka tunggal Ika). Terimakasih Indonesia telah warisan budayanya yang sangat berharga ini. Melalui karya ini pula kami ingin mengajak untuk lebih mencintai, menjaga dan melestarikan warisan alam dan budaya dari nenek moyang kita.

Selamat kepada teman-teman musisi dan tim produksi (videoclip) lagu Indonesia Raya versi Nusantara, kerja keras kita selama berbulan-bulan akhirnya terbayar sudah. Mari, bersama-sama kita berkarya untuk Indonesia!!

Semoga… #Salambudaya #Indonesiaberkarya

“INDONESIA RAYA”
Cipt. W.R. Soepratman

Producer : Agoessam
Music Arranger : Eldian Nilam
Vocal : Iroel Mpal
Backing Vocal : Ganzer Lana, Tina Warau, Beatrix Thenu, Jhony Thenu, Chib, Wildan

Ethnic Player : Eldian Nilam, Uyau Morist, Ganzer Lana, Chib, Galih Kusuma, Deddy Kurniawan & Tim Kolintang SMPK St. Clara,
Additional Player : Dimas Febrianto, David Ananias, Mot, Frendy Satrio Palindo, Zisyon,

Ethnic Instruments : Rebab (Jawa, Kampar, Pasisia), Sape, Sasando, Gamelan Jawa Ansamble, Ritmis Bambu, Suling Batak, Suling Sunda, Saluang, Kendang (Ciblon, Jaipong, Bali), Jimbe, Angklung Ansamble, Sronen, Kenong Telok, Kolintang Ansamble, Kethuk Bali, Maracas.

Director : Agoessam
DOP : Agoessam, Moth
Choreography : Agoessam, Eldian Nilam, Ganzer
Cameramen : Moth, Agoessam, Farid, Salman
Aerial Footage : Aerialindonesia.net
Video Footage : Agoessam
Equipment Support : Bintangpagi Production

Music Studio Recording
Record Vocal : Daztanians Production
Record Kendang & Kecak : Rain Paper
Record Sasando, Suling, Saluang & Vocal NTT : My Musicality
Record Sape : Morist Home Studio,
Record Rebab & Jimbe : Bintangpagi Production

Mixing : My Musicality

Thxs to :
Tuhan YME, Teman-teman di Taman Baca Leda Bintang, Dsn Ranuagung – Probolinggo
SMPK St. Clara Surabaya, SDN Petemon II Surabaya,
Zisyon & Ronald, Mutiara, Salman, Panca, Dimas Hamzah, farid,
Bintangpagi Production, dan semua pihak yang telah membantu dan mensupport terselesainya karya ini. thanks alot guys…!

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: