PORTRAIT OF DREAM

PORTRAIT OF DREAM
I N T H E W O M A N B O D Y

Mimpi (dream) adalah sebuah perjalanan panjang, bebas, tak terbatas dan tak pernah ternalar oleh alam pikiran manusia (sesuatu yang bersifat misterius namun tetap diakui keberadaannya). Fantasinya mampu membawa manusia ke dalam hamparan dunia yang teramat luas. Dimana di dunia itu otak akan terus bekerja dan kemudian merekam beberapa kejadian-kejadian (portrait) yang telah lewat dan bahkan kejadian yang belum terjadi sekalipun (kejadian belum pernah dialami oleh manusia itu sendiri). Bahkan di dunia itu pula (mimpi) otak kita mampu menghadirkan imajinasi dan fantasi yang luar biasa sehingga sering membuat pikiran bertanya-tanya, kenapa bisa menjadi seperti itu, bagaimana selanjutnya, siapa dia, siapa mereka, dimanakah dan mengapa? terlalu rumit untuk dicari jawabannya dan terlalu pelik untuk diikuti jalan ceritanya. Begitu juga dengan makhluk yang bernama wanita, ia rumit dan pelik. Di dalamnya banyak menyimpan misteri dan keindahan yang mungkin tak pernah terjawab.. Dari sekian banyak wanita yang lahir di “dunia” ini tidak ada bentuk dan rupanya yang sama. Ada bentuk tubuh yang kurus, gemuk, langsing, tinggi maupun pendek, tua ataupun muda. Namun dari sekian banyak perbedaan itu mereka (wanita) mempunyai satu kesamaan yaitu mimpi, fantasi, imajinasi yang sama : ” tetap saja rumit dan pelik”.
Disini (karya) ini, saya berbicara tentang dunia mimpi, fantasi dan imajinasi tubuh seorang wanita, dunia yang bebas, luas dan tak terbatas. Sebuah perjalanan (fantasi) yang panjang, komunikasi tak terbatas antara jiwa dan raga (tubuh), eksplorasi terhadap suatu pencapaian imajinasi yang membaur menjadi suatu rentetan kejadian berurutan. Lihatlah! Apa yang ada pada diri (tubuh) seorang wanita. Bahasa-bahasa tubuhnya, lekuk tubuhnya, rambutnya, desah nafasnya serta gerakan-gerakannya yang feminim. Semua itu adalah simbol dari kemisteriusan yang ada pada diri seorang wanita. Gerakannya yang lamban adalah sebuah ungkapan (ekspresi) bahwa itulah sifat kewanitaannya yang tidak bisa langsung di artikan sebagai sesuatu apapun namun perlu penjelasan dan makna yang lebih dalam yaitu suatu perasaan untuk dapat memahami ekspresi (wanita) tersebut. Mungkin, saya kira hanya melalui mimpi (melepaskan semua nalar) kita bisa masuk dan memahami imajinasi dan fantasi-nya wanita. Karena wanita begitu rumit dan pelik dengan permasalahannya. Wanita dengan semua impiannya, wanita dengan imajinasinya, wanita dengan semua kebutuhan dirinya, wanita dengan segala macam pernak-pernik di tubuhnya, dan wanita yang begitu banyak keinginan-keinginannya.

Oleh karena itu, masuklah, mendekatlah lebih dekat lagi, lihatlah lebih dalam lagi, dan biarkan imajinasi itu terus berada di jalurnya… dan kau akan bisa merasakannya sendiri!

Copyright : Agoessam2005

Advertisements

Tanjung Redep, Berau – Kaltim

Ngedate di Tepian
Matahari mulai undur diri dari kesibukannya, pertanda hari akan segera berubah warna. Biru, jinga dan orange beradu dalam satu pesona. Satu persatu masyarakat mulai merapat menikmati sunset di tepian. Kedai-kedai minuman dan roti bakar menjadi pelengkap kencan anda bersama pacar, teman, kerabat ataupun relasi kerja.

Lokasi : Tanjung Redep, Berau – Kalimantan Timur

Canting

Canting adalah alat kecil yang terbuat dari tembaga dan bambu yang dipakai untuk memindahkan atau mengambil cairan (malam) untuk membatik. Canting ini dipakai untuk menuliskan pola batik dengan cairan lilin. Sebelum bahan plastik banyak dipakai sebagai perlengkapan rumah tangga, canting yang terbuat dari tempurung kelapa banyak dipakai sebagai salah satu perlengkapan dapur sebagai gayung. Dewasa ini canting tempurung kelapa sudah jarang terlihat lagi karena digantikan bahan lain seperti plastik. Canting untuk membatikpun perlahan digantikan dengan teflon